Selamat Datang di Website Kami
Belajar Bahasa Arab
Seminar International: Penguatan Pembelajaran Bahasa LPTK Fakultas Tarbiyah IAIN Ar-Raniry
Alhamdulillah Senin (13/12) saya berkesempatan untuk ikut seminar internasional dengan tema: " Penguatan Pembelajaran Bahasa (Arab dan Inggris) LPTK Fakultas Tarbiyah IAIN Ar-Raniry Banda aceh". acara yang berlangsung di Hotel Grand Nanggroe Banda Aceh dibuka secara resmi oleh Rektor IAIN Ar-Raniri Prof. Dr. Farid Wajdi Ibr, MA.
مادة تعليم اللغة العربية في مهارة الإستماع
مادة تعليم اللغة العربية في مهارة الإستماع
صاحبتان المقالة: فول فينا-سفريان
قال رحمان الإبراهيم " مهارة الإستماع هي التكرر لأصرات باللغة الجديدة حتى فتقتاده الأذن ومن ثم يمكن نطقها نطقا سليما"
ASPEK INTERNAL DAN EKSTERNAL DALAM PEMBELAJARAN BAHASA
oleh
: Meisil Yanda
Dapat
berpikir dan berbahasa merupakan ciri utama yang membedakan manusia dengan
makhluk lainnya. Karena memiliki keduanya, maka sering disebut manusia sebagai
makhluk yang mulia dan makhluk sosial. Dengan pikirannya manusia menjelajah ke
setiap fenomena yang nampak bahkan yang tidak nampak. Dengan bahasanya, manusia
berkomunikasi untuk bersosialisasi dan menyampaikan hasil pemikirannya.
Salah satu objek pemikiran manusia adalah bagaimana manusia dapat berbahasa.
Pendapat para ahli tentang belajar bahasa tersebut bermacam-macam. Di antara
pendapat mereka ada yang bertentangan namun ada juga yang saling mendukung dan
melengkapi. Pemikiran para ahli tentang teori belajar bahasa ini begitu
variatif dan menarik.
Sehubungan dengan begitu banyaknya teori tentang belajar bahasa, maka yang akan
kami kemukakan dalam makalah ini :
1.Dasar-dasar psikologi dalam pembelajaran bahasa
2.Faktor penentu dalam pembelajaran bahasa
3.Pemerolehan (acquisition) dan pembelajaran bahasa (learning)
Anak Sebaya di Kampung Tsunami
a lahir itu membuat orang tuanya begitu bahagia, karena telah sekian lama menunggu pengganti buah hatinya yang telah menjadi korban Tsunami 5 tahun lalu. Sementara anak-anak yang lain asyik dengan dunianya, bernyanyi, berlari-lari, dan bermain plosotan serta ayunan di sebuah TK yang baru saja siap dibangun oleh sebuah NGO pasca Tsunami. Kondisi itu sangat berbeda dengan suasana di awal-awal Tsunami. Di mana anak-anak dan wanita paling banyak menjadi korban. Hilangnya anak sebagai penyejuk mata dan sirnanya sentuhan lembut wanita membuat suasana kehidupan di bawah tenda-tenda darurat waktu itu mencekam, kering dan kehilangan spirit. Bapak-bapak yang kehilangan istri dan anak menjadi sangat terpukul dan bersedih.
More Articles...
Page 1 of 2













Gratisan Musik






